Senin, 22 Juni 2026

Buku Pro Kontra IKN Nusantara

 




Nusantara di Antara Cetak Biru dan Realita: Membedah Dialektika 200 Tokoh Nasional (2019–2026)

Memindahkan ibu kota bukan sekadar urusan menggeser koordinat geografis pusat kekuasaan dari Jakarta ke Sepaku, melainkan sebuah pertaruhan terbesar bagi eksistensi peradaban modern Indonesia. Di balik megahnya rancangan Forest City dan ambisi digitalisasi abad ke-21, terhampar bentangan realitas sosiologis-ekologis yang sarat akan ketegangan, risiko fiskal, dan ujian kedaulatan hukum.

Buku naskah akademis ini secara berani dan objektif membedah megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui kacamata pemikiran 200 tokoh lintas disiplin sepanjang periode krusial 2019–2026. Di dalamnya, dialektika kebangsaan diuji secara berimbang melalui enam klaster kebijakan strategis:

·    Lingkungan & Spasial: Antara janji kota hijau rendah karbon dengan ancaman nyata deforestasi serta krisis air bersih.

·       Ekonomi & Fiskal: Menakar kesehatan APBN di tengah lambatnya penetrasi investasi asing global.

·    Hukum & Keamanan: Menyoroti dilema hak guna usaha (HGU) 190 tahun versus perlindungan tanah ulayat, sekaligus menguji kesiapan sistem pertahanan udara berlapis di jalur ALKI II.

·  Sosial & Digital: Menghalau risiko marginalisasi budaya asli Dayak-Paser dari arus deras modernisasi dan pengawasan siber massal.

Buku ini bukan sekadar catatan dokumenter ataupun puji-pujian teknokratis. Ini adalah sebuah dokumen reflektif, pegangan wajib bagi para akademisi, pembuat kebijakan, dan setiap warga negara yang menolak abai terhadap arah masa depan bangsa. Sebuah karya yang menuntut kita menjawab pertanyaan paling mendasar: Mampukah Nusantara tumbuh menjadi ibu kota yang tidak hanya dikagumi dunia karena kecerdasannya, tetapi juga dicintai rakyatnya karena keadilannya?

KLIK - Untuk Baca buku / Unduh buku Gratis

Tidak ada komentar: