Senin, 22 Juni 2026

Buku Jokowi Lovers & Haters (Jejak Digital Tahun 2014-2016)

 

 KLIK untuk baca / unduh 

Bagaimana mungkin seorang pemimpin yang mengawali langkahnya dengan romansa sukarelawan organik di tahun 2014, menapaki perjalanannya di tahun 2026 dalam kepungan "patah hati politik" massal?

Selama dua belas tahun, ruang siber Indonesia bukan sekadar merekam kebijakan politik, melainkan menjelma menjadi laboratorium polarisasi ekstrem yang melelahkan. Di satu kutub, kelompok "Lovers" merawat heroisme wong cilik hingga batas kultus individu tanpa cela. Di kutub seberang, kelompok "Haters" membakar linimasa dengan tabungan resentimen teologis dan kecemasan kultural yang terstruktur.

Ditulis dengan pisau analisis sosiologi siber (digital sociology) yang tajam namun disajikan dengan gaya populer yang mengalir, buku ini membedah anatomi pertempuran digital kita. Mulai dari pelembagaan industri pasukan siber (buzzer), tragedi linguistik "Cebong vs Kampret" pada Pilpres 2019, dominasi populisme estetik di TikTok, hingga lahirnya faksi "Haters Baru"—mantan loyalis garis depan yang berbalik arah akibat patah hati oleh politik dinasti.

Buku ini bukan sekadar biografi tentang Joko Widodo. Ini adalah cermin retak bagi kita semua: sebuah potret tentang bagaimana jempol mendahului logika, bagaimana algoritma media sosial mendikte emosi warga, dan bagaimana demokrasi kita dipertaruhkan dari balik layar gawai.

"Sebuah catatan sosiologis yang sangat jernih dan berani. Buku wajib bagi siapa saja yang ingin memahami mengapa kita begitu mudah mencintai sekaligus membenci di era algoritma."

 KLIK untuk baca buku  / unduh teks lengkap 

Tidak ada komentar: