Parameter Operasional IPAL

 Parameter Operasional Unit Pengolah Limbah Cair

NoUnit Pengolah LimbahParameter OperasionalKeterangan
1Lumpur Aktif Konvensional (Conventional Activated Sludge - CAS)
Rasio F/M: 0,2 – 0,6 kg BOD₅/kg MLVSS·hari
Beban Volumetrik: 0,3 – 1,9 kg BOD₅/m³·hari
MLSS: 1,5 – 6,0 g/L
HRT: 3 – 8 jam
SRT / Umur Lumpur: 3 – 15 hari
Rasio RAS (Recycle): 25% – 100%
Efisiensi BOD₅: 85% – 95%


Sistem pertumbuhan tersuspensi (suspended growth) di mana air limbah dikontakkan dengan biomassa aktif di dalam tangki aerasi beraliran tercampur sempurna (CSTR) atau aliran sumbat (plug flow).
2Lumpur Aktif Aerasi Diperpanjang (Extended Aeration)Rasio F/M: 0,05 – 0,15 kg BOD₅/kg MLVSS·hari
Beban Volumetrik: 0,15 – 0,40 kg BOD₅/m³·hari
MLSS: 3,0 – 6,0 g/L
HRT: 18 – 36 jam
SRT / Umur Lumpur: 20 – 30 hari
Rasio RAS: 75% – 150%
Efisiensi BOD₅: 75% – 95%


Modifikasi sistem lumpur aktif dengan waktu tinggal hidrolis (HRT) dan umur lumpur (SRT) yang lama untuk mencapai stabilisasi lumpur secara simultan di dalam reaktor aerasi.
3Kolam Stabilisasi Alami (Waste Stabilization Ponds - WSP)Kolam Anaerobik:
Kedalaman 2,5 – 5,0 m;
Beban Volumetrik 100–350 g BOD₅/m³·hari (s.d. 4.500 g/m³·hari untuk industri);
HRT 5 – 50 hari;
Efisiensi BOD₅ 50% – 85%

Kolam Fakultatif:
Kedalaman 0,9 – 2,4 m;
Beban Permukaan (OLR) 20 – 80 kg BOD₅/ha·hari;
HRT 7 – 50 hari;
Efisiensi BOD₅ 80% – 95%

Kolam Aerobik:
Kedalaman 0,18 – 1,5 m;
Beban Permukaan 40 – 120 kg BOD₅/ha·hari (s.d. 225 kg/1.000 m²·hari); HRT 2 – 40 hari;
Efisiensi BOD₅ 80% – 95%


Mengandalkan proses purifikasi alami secara biologis melalui simbiosis alga-bakteri (aerobik/fakultatif) atau sedimentasi dekomposisi anaerobik di dasar kolam tanah tanpa bantuan peralatan mekanis rumit.
4Kolam Aerasi Mekanis (Aerated Lagoons / Ponds)Kedalaman: 1,5 – 6,0 m
Beban Organik (OLR): 87 – 486 kg BOD₅/ha·hari
HRT: 3 – 10 hari (dapat mencapai 22–143 hari untuk kapasitas pembebanan tertentu)
Efisiensi BOD₅: 80% – 95%


Kolam dangkal tanah di mana kebutuhan oksigen biologis disuplai secara aktif menggunakan aerator mekanis permukaan tipe mengapung (floating aerators).
5Bak Sedimentasi (Clarifier / Settling Basin)Bak Pra-Sedimentasi: HRT 65 – 130 menit; Laju beban permukaan 38,7 – 77,4 m³/m²/hari
Bak Sedimentasi Akhir: Pengendali meliputi HRT (jam), Laju aliran permukaan (overflow rate), Laju beban pelimpah (weir loading), Laju beban padatan (solids loading), serta parameter TSS dan BOD influen/efluen


Unit pemisahan fisik secara gravitasi untuk memisahkan flok lumpur aktif atau padatan tersuspensi kasar dari air olahan guna menghasilkan efluen jernih sebelum dibuang ke lingkungan.
6Sistem Rantai Aerasi Terapung BIOLAC®-RRasio F/M: 0,014 – 0,045 kg/kg MLSS
Beban Volumetrik: 0,11 – 0,16 kg BOD₅/m³·hari
HRT: 24 – 48 jam
SRT / Umur Lumpur: 30 – 70 hari
Kedalaman Basin: 2,5 – 6,1 m
Kebutuhan Daya Rata-rata: 34 kW/MG

Modifikasi sistem lumpur aktif dalam kolam tanah menggunakan rantai difuser terapung bergerak yang ditiupkan angin blower, dirancang khusus untuk efisiensi nitrifikasi dan denitrifikasi nitrogen.
7Saringan Batuan (Rock Filters / Gravel Beds)Laju Pembebanan Hidrolis (HLR): 35 – 91 mm/hari atau 0,08 – 0,20 (m^3/m^3\cdot hari)
Kedalaman Media: 0,5 – 0,8 m
Ukuran Batuan: 20/10 mm
Ketinggian di Atas Air: minimal 0,3 m di atas permukaan air
Rasio Voids (Rongga): 41% – 49%


Unit filtrasi kontak biologis (pertumbuhan melekat) yang dipasang di hilir kolam stabilisasi untuk menyaring sisa padatan alga (suspended solids) dan mengoksidasi nitrogen amonia.
8Pengolahan Pendahuluan (Bar Screen & Grit Chamber - Contoh Alamosa)Saringan Sampah (Bar Screen): lebar mekanik 2,5 kaki, ukuran bar 3/16" dengan jarak spacing 3/4"
Bak Penangkap Pasir (Grit Chamber): diameter atas 10 kaki, volume 3.000 galon, waktu tinggal (td) 5,3 – 10,6 menit (min. td 30 detik pada debit puncak)


Berfungsi untuk menyaring material padat kasar terapung dan mengendapkan pasir/grit berat secara mekanis guna melindungi pompa dan unit pengolahan biologis hilir dari risiko kerusakan mekanis.
9Reaktor Anaerobik Laju Tinggi (High-Rate Anaerobic / UASB)Beban Organik Volumetrik (OLR): > 5 kg COD/m³·hari
Beban COD Influens Kelayakan: > 1.550 – 2.000 mg/L
Parameter Kontrol: pH (6,6–7,6), Suhu (25°C–35°C), HRT, dan Laju Produksi Biogas
Reaktor biologis anaerobik laju tinggi yang memanfaatkan selimut lumpur granular (sludge blanket) aktif untuk mengolah air limbah organik pekat dengan keunggulan tahan beban kejut dan menghasilkan biogas.


Tidak ada komentar: